Di sektor keuangan, kelancaran sistem digital menjadi hal yang paling diutamakan. Sedikit saja terjadi gangguan, maka akan berdampak besar pada kenyamanan pelanggan atau lebih jauh pada keamanan sistem dan data.

Kendala yang terjadi tidak selalu terlihat besar dan major. Kadang gangguan-gangguan kecil seperti hanya perlambatan atau downtime singkat saja sudah sangat merugikan lembaga. Sebab, transaksi nasabah bisa tertunda, antrean layanan meningkat, serta berisiko pada reputasi.

Oleh sebab itu, mitigasi gangguan tidak cukup hanya mengandalkan perbaikan ketika sudah terjadi. Diperlukan kesiapan dan pencegahan dari sisi infrastruktur.

Gangguan Layanan Keuangan Itu Biasanya Terjadi di Titik Mana?

Agar strategi pencegahan nantinya lebih tepat sasaran, langkah terpenting adalah mengetahui gangguan apa saja yang sering dialami oleh layanan keuangan. Berikut beberapa yang paling umum:

  • Gangguan daya yang berkaitan dengan supply Gangguan daya ini dapat berasal dari tegangan naik-turun (tidak stabil), pemadaman listrik secara lokal, masalah pada UPS, atau perpindahan beban saat genset dinyalakan.
  • Gangguan suhu juga dapat berakibat fatal. Seperti yang kita tahu bahwa perangkat TI sangat sensitif. Jika suhu ruangan terlalu panas atau kelembapannya tidak stabil, maka berakibat lebih sering terjadi eror sampai risiko kerusakan komponen.
  • Gangguan jaringan seperti overload atau peering yang kurang optimal juga dapat menyebabkan banyak kendala terjadi.
  • Gangguan akibat aktivitas internal seperti patching/upgrade atau perubahan konfigurasi yang minim prosedur juga seringkali terjadi pada institusi keuangan.

Colocation Data Center sebagai Langkah Mitigasi Risiko yang Banyak Dipilih

Pendekatan yang paling umum di sektor keuangan adalah colocation data center. Proses ini dilakukan dengan cara menempatkan server milik sendiri di fasilitas data center yang profesional.

Dengan colocation data center ini, daya dan pendingin pasti terkelola dengan baik. Monitoring dan respons pun akan jauh lebih terstruktur. Pengendalian akses fisiknya juga akan lebih rapi.

Dengan colocation, solusi akan gangguan yang tersebut di atas akan dapat dicegah dengan cara yang paling realistis. Kondisinya, institusi tidak harus membangun fasilitas sendiri, namun kebutuhan akan sistem yang tanpa hambatan bisa terealisasi.

Peran Standar Keandalan Tinggi seperti Data Center Tier IV

Berbicara mengenai data center, pasti tidak lepas dengan kata “tier”. Jadi sebenarnya apa itu tier? Tier merupakan sebutan untuk mempermudah penilaian tingkat keandalan sebuah fasilitas data center.

Jadi bisa dikatakan bahwa perbedaan tier ini mencerminkan variasi dalam potensi pengelolaan. Tiap tier mempunyai pendekatan dan sistem mitigasi yang telah disesuaikan dengan kebutuhannya.

Data center tier IV ataupun tier III memiliki keandalan yang sangat tinggi dan cocok untuk institusi keuangan. Dalam konteks penanganan gangguan, tier III dan IV ini juga mempunyai fokus utama untuk menurunkan risiko gangguan.

Selain dari tier, hasil akhir juga masih bergantung pada pengelolaan harian seperti prosedur pemeliharaan dan disiplin operasional.

Bitera Data Center Berikan Layanan Colocation untuk Kebutuhan Institusi Keuangan

Bitera merupakan salah satu penyedia layanan data center di Indonesia yang punya banyak kelebihan. Bitera menerapkan operasional dan dukungan yang jelas selama 24/7. Pihaknya juga memastikan keamanan fisik dan prosedur akses.

Bitera menyediakan lingkungan yang aman dan berkinerja tinggi untuk infrastruktur TI melalui layanan colocation-nya. Dengan sistem daya dan pendinginan redundan, pihaknya menjamin operasi tanpa gangguan dan kinerja optimal.

Akses dikontrol ketat menggunakan kombinasi pemindai tubuh dan barang, kartu akses, PIN, dan sistem biometrik. Semua area berada di bawah pengawasan CCTV tanpa henti.

Cari tahu secara langsung mengenai bagaimana colocation data center Bitera bekerja dengan melakukan kunjungan. Buat janji kunjungan terlebih dahulu untuk menyesuaikan waktu.

Kesimpulannya, untuk menjaga kelancaran layanan digital keuangan, diperlukan langkah strategis seperti memilih fasilitas data center profesional untuk mengelola server Anda. Tier data center juga penting bagi kesiapan mitigasi gangguan.